Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Ciri-ciri Emas 22 Karat, dan Standarnya

Emas merupakan salah satu produk yang digemari oleh masyarakat. Emas digunakan sebagai perhiasan, alat tukar, hingga investasi. Setiap emas memiliki ciri-ciri yang berbeda tergantung dengan jumlah kadarnya. Berikut  ciri-ciri emas 22 karat dan kadarnya.

Cara menentukan Kadar Emas 22 Karat

Emas pada setiap negara mempunyai standar kadar masing-masing. Namun, kadar emas dapat diketahui dengan menggunakan rumus. Misalnya Anda membeli emas 22 karat, persentase kadar emasnya dapat diketahui dengan memasukkukan rumus (22/24 x 100%).

Standar Kadar Emas 22 Karat

Indonesia mempunyai standar untuk menentukan kadar emas yaitu standar SNI 13-3487-2005. Berdasarkan standar tersebut emas 24 karat mengandung emas murni 99,00% - 99,99% sedangkan emas 23 karat mengandung emas murni 94,80% - 98,89%.

Emas 22 Karat

Sementara untuk emas 22 karat mengandung emas murni 90,60% - 94,79%. Emas 21 karat mempunyai kadar emas 86,50% - 90,59% sedangkan emas 20 karat kandungan emasnya 82,30% - 86,49%. Semakin sedikit kadar suatu emas, maka juga semakin sedikit pula kandungan emasnya.

Ciri-Ciri Emas 22 Karat

Emas 22 karat asli memiliki ciri-ciri khusus yang berbeda dengan emas dengan kadar yang berbeda lain. Emas 22 karat mengandung 22 bagian kadar emas dan 2 bagiannya lagi terdiri dari logam lain seperti perak, dan sebagainya.

Emas 22 karat mempunyai kadar emas dengan kemurnian hingga 91,6% dan 8,3% biasanya mengandung perak atau logam lainnya. Emas 22 karat memiliki kode 700 – 750. Emas 22 karat termasuk dalam emas tua karena mengandung kadar emas lebih dari 70%.

Perbedaan Emas Muda dan Emas Tua

Saat membeli emas di toko perhiasan, biasanya terdapat istilah emas muda dan emas tua. Lalu, apa perbedaannya? Emas muda merupakan perhiasan yang mempunyai kadar emas dibawah 42%, sedangkan emas tua mempunyai kadar emas di atas 42%.

Sumber lain mengatakan bahwa emas muda mempunyai kadar emas di bawah 70% sedangkan emas tua kandungan emasnya di atas 70%. Intinya emas muda mengandung emas yang lebih sedikit dibandingkan dengan emas tua.

Bagi Anda yang ingin membeli emas sebagai investasi jangka panjang sebaiknya memilih jenis emas tua. Kandungan emas berpengaruh terhadap harganya. Semakin tinggi kandungan emas, maka semakin mahal juga harganya.

Cara Membedakan Emas Asli dan Palsu

Sekarang ini banyak beredar emas imitasi atau palsu yang tampilannya sekilas mirip dengan emas asli sehingga Anda harus lebih berhati-hati. Namun jangan khawatir, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membedakan emas asli dan palsu baik menggunakan alat maupun tanpa alat.

Untuk membedakan emas asli dan palsu cukup dengan magnet. Apabila emas tersebut didekatkan ke magnet menempel, maka dipastikan emas itu asli. Namun sebaliknya apabila emas tidak menembel berarti emas itu imitasi alias palsu.

Selain menggunakan magnet, Anda juga dapat membedakan emas palsu dan asli dengan cara melihat warna emas. Gosokkan emas pada bagian jari atau benda, jika warnanya tidak mengalami perubahan atau tidak terdapat goresan maka emas tersebut dipastikan asli.

Cara lain yang dapat dilakukan yaitu dengan cara menggigit emas tersebut. Jika digigit terasa lebih lunak dapat dipastikan emas tersebut asli, sedangkan jika terasa sangat keras maka emas itu palsu. Semakin tinggi kandunga emas, maka akan semakin lunak.

Itulah beberapa ulasan mengenai emas 22 karat beserta dengan ciri-cirinya. Sebelum membeli emas hendaknya mengetahui terlebih dahulu harga emas terupdate dengan masing-masing kadarnya.

Posting Komentar untuk "Mengenal Ciri-ciri Emas 22 Karat, dan Standarnya"